Worskhop Ramah Anak Di SMK Bakti Luhur

Sekolah menyelenggarakan workshop ramah remaja dari perundungan, kekerasan dan pelecehan di lokasi SMK Bakti Luhur Tambolaka, Sumba Barat Daya. Workshop ini dihadiri sebanyak 38 orang peserta yang merupakan kepala sekolah,guru, komite sekolah, dan orang tua peserta didik.

“Kerja sama yang baik antar Lembaga untuk sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak remaja,” ujar Ibu F.R. Titik Palupi, S.Pd., M.M., Kepala Sekolah SMK Bakti Luhur.

Ibu Pupu Purwaningsih, Misereor dan KMW memandu sesi pertama dengan menggali wawasan peserta serta diskusi kelompok terkait perlindungan dan implementasi program sekolah ramah anak remaja di lingkungan sekolah menengah pariwisata Sumba.

Ibu Marlina Selvia Eflin Walu, S.Psi., MM., M.Psi., Psikolog Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Sumba Barat mengisi sesi kedua. Beliau membagikan pengetahuan tentang bagaimana budaya ramah anak remaja dapat diterapkan di lingkungan sekolah dengan mempertimbangkan tantangan lokal. Pola asuh tradisional dan kekerasan verbal yang sering tidak disadari oleh guru dan orang tua menjadi tantangan di Sumba.

Kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting bagi sekolah  untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang memiliki toleransi dan berdaya saing. Kegiatan ini bertujuan untuk anti bulling, kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah, sehingga kaum muda dapat menghargai perbedaan antar sesama. Semoga dengan adanya kegiatan ini sekolah dapat menciptakan generasi mudah yang aman dan ramah baik di lingkungan sekolah maupun dimasyarakat.