- By Andreas Jemsianus
- 14 Feb 2025
- 282
Worskhop Ramah Anak Di SMK Bakti Luhur
Sekolah menyelenggarakan
workshop ramah remaja dari perundungan, kekerasan dan pelecehan di lokasi SMK
Bakti Luhur Tambolaka, Sumba Barat Daya. Workshop ini dihadiri sebanyak 38
orang peserta yang merupakan kepala sekolah,guru, komite sekolah, dan orang tua
peserta didik.

“Kerja sama yang baik antar
Lembaga untuk sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman
dan nyaman bagi anak remaja,” ujar Ibu F.R. Titik Palupi, S.Pd., M.M., Kepala
Sekolah SMK Bakti Luhur.

Ibu Pupu Purwaningsih,
Misereor dan KMW memandu sesi pertama dengan menggali wawasan peserta serta
diskusi kelompok terkait perlindungan dan implementasi program sekolah ramah
anak remaja di lingkungan sekolah menengah pariwisata Sumba.

Ibu Marlina Selvia Eflin Walu,
S.Psi., MM., M.Psi., Psikolog Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak (DP5A) Sumba Barat mengisi sesi kedua. Beliau membagikan pengetahuan
tentang bagaimana budaya ramah anak remaja dapat diterapkan di lingkungan
sekolah dengan mempertimbangkan tantangan lokal. Pola asuh tradisional dan
kekerasan verbal yang sering tidak disadari oleh guru dan orang tua menjadi
tantangan di Sumba.

Kegiatan ini merupakan hal
yang sangat penting bagi sekolah untuk
memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang memiliki toleransi dan berdaya saing.
Kegiatan ini bertujuan untuk anti bulling, kekerasan dan pelecehan di lingkungan
sekolah, sehingga kaum muda dapat menghargai perbedaan antar sesama. Semoga dengan
adanya kegiatan ini sekolah dapat menciptakan generasi mudah yang aman dan ramah
baik di lingkungan sekolah maupun dimasyarakat.
